Sportorium UMY : Gedung Empat Jiwa Tahan Gempa, Monumen Seabad Muhammadiyah

Minggu, 14 September 2014 - Administrator
Yogyakarta – Muktamar Seabad Muhammadiyah, 3-8 Juli 2010 mendatang merupakan Muktamar yang istimewa bagi seluruh warga Muhammadiyah. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini menyiapkan sebuah bangunan istimewa sebagai lokasi persidangan peserta Muktamar berjuluk Sportorium. Menurut Rachmad Wondoamiseno, salah satu arsitek senior dari sepuluh arsitek anggota tim perancang sportorium ini, hal menarik dari bangunan gedung yang berbentuk melengkung asimetris ini adalah filosofi bangunannya. Menurut alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, atap depan dibangun melengkung menurutnya berdasarkan sifat Muktamar yang dinamis. “Setiap bangunan pasti memiliki jiwa tersendiri, Sportorium ini dibuat berdasarkan empat jiwa yaitu dinamis, lembut, bersaudara, dan indah,” terang Rachmad, Kamis Sore (24/06/2010) di studio kerjanya jl Branjangan no.1, Demangan Baru, Yogyakarta. Salah satu ciri khas bangunan ini adalah ornament matahari seperti dalam logo Muhammadiyah yang semakin memperindah dan membuat bangunan ini terlihat megah. Ornamen ini terbuat dari kaca kristal sehingga cahaya matahari bisa masuk ke dalam di siang hari, serta memantulkan cahaya lampu dari dalam gedung ke luar gedung pada malam hari. Menurut Rachmat, bangunan yang membutuhkan biaya 30 milyar ini berdiri diatas tanah sekitar 1,5 hektar. Sementara itu pada bangunannya sendiri, luas lantai satu atau dasar seluas 4.842,5 meter persegi yang diperkirakan mampu menampung 2.740 kursi, lantainya terbuat dari Granito tile. Lantai dua seluas 1.177,5 meter persegi dan lantai tiga seluas 1.381 meter persegi yang merupakan tribun berbentuk tapal kuda, terbuat dari beton dengan jumlah kursi sebanyak 1354 kursi. Bahan Pilihan Rachmat juga menerangkan pilihan bahan pada bangunan ini. Platfon melengkung di bagian depan bangunan ini terbuat dari Kalzip, sedangkan platfonnya terbuat dari metal perforated atau yang berlubang-lubang. Bangunan Sportorium yang berarti sport hall dan auditorium ini diatasnya dilapisi lapisan lembut untuk menyerap suara, untuk akustik. Tiang atau pilar-pilar penyangga gedung ini terbuat dari beton dilapisi dengan stainless steel tipe hairline. Arsitek yang juga perancang bangunan Mall Malioboro, Asri Medical Centre (AMC), dan hotel Ibis ini mengaku senang ketika dirinya beserta tim diminta kerja sama dari pihak Muhammadiyah, khususnya UMY, yang mempercayakan pembangunan sportorium yang tahan gempa. Gedung yang memakan waktu dua tahun pembangunan itu, saat ini sudah seratus persen jadi dan layak pakai sebagai lokasi diselenggarakannya Muktamar 1 Abad Muhammadiyah. Sebagai Sport Hall, sportorium tersebut direncanakan akan menjadi ruang bagi pelaksanaan kegiatan olahraga yang dilakukan di dalam ruangan seperti kegiatan Basket, Futsal, Voli, dan Badminton. Sedangkan fungsinya sebagai auditorium, gedung tersebut dapat digunakan sebagai ruang pertemuan ilimiah, wisuda, pentas seni, dan pameran. Bangunan yang diperkirakan mampu menampung sebanyak 5000 orang ini rencananya akan diresmikan Sabtu malam, 26 Juni 2010. (widya/arif)

Kembali